DARI TAUSIAH HINGGA SALAM-SALAMAN, HALAL BI HALAL SARAT NILAI PERSAUDARAAN

12 Apr 2026 | PUBLISHER PENGURUS RT 02 RW 13 MERJOSARI

Joyo Pringgandani – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca perayaan Idulfitri 1447 H, warga RT 01 dan RT 02 RW 13 Kelurahan Merjosari, Kota Malang, menggelar kegiatan Halal bi Halal yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan pada Sabtu malam, 11 April 2026. Kegiatan ini dimulai pukul 18.30 WIB dan bertempat di Warung Pringgandani yang beralamat di Jalan Joyo Pringgandani No. 10, RT 01 RW 13, Kelurahan Merjosari.

Acara tersebut dihadiri oleh warga dari kedua RT, mulai dari tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, hingga keluarga dan generasi muda. Kehadiran warga yang cukup banyak menunjukkan antusiasme tinggi dalam menjaga tradisi Halal bi Halal sebagai sarana memperkuat hubungan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang berlangsung khidmat, sebagai tanda dimulainya acara resmi. Suasana semakin hangat ketika memasuki sesi sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua RT 01 selaku tuan rumah acara, Bapak Ibnu Tulaiji Ahmad A.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir dan berpartisipasi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan, mempererat kebersamaan, serta menjadikan momen Halal bi Halal sebagai wadah untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan antar warga.

Selanjutnya, sambutan diberikan oleh perwakilan pengurus RW 13 Kelurahan Merjosari, Bapak Bambang Irawan. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengapresiasi kehadiran warga RT 01 dan RT 02 yang telah menyelenggarakan kegiatan Halal bi Halal secara bersama-sama. Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun solidaritas sosial, memperkuat rasa kekeluargaan, serta menjaga keharmonisan di lingkungan. Ia juga berharap agar tradisi ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang.

Memasuki acara inti, tausiah sekaligus doa disampaikan oleh Ustad Mohammad Faizi. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan sejarah Halal bi Halal yang merupakan tradisi khas masyarakat Indonesia yang berkembang sebagai bentuk silaturahmi setelah Hari Raya Idul fitri. Ia menguraikan bahwa esensi dari Halal bi Halal adalah saling memaafkan, membersihkan hati dari rasa dendam dan kesalahan, serta mempererat ukhuwah islamiyah.

Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum ini sebagai titik awal memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama. Menurutnya, kehidupan bermasyarakat yang harmonis hanya dapat terwujud apabila setiap individu memiliki keikhlasan untuk memaafkan dan menjaga persaudaraan.

Setelah tausiah dan doa bersama yang berlangsung dengan khusyuk, acara dilanjutkan dengan penutup. Meski rangkaian acara resmi telah berakhir, suasana kebersamaan justru semakin terasa dalam sesi ramah tamah. Warga tampak menikmati hidangan yang telah disiapkan sambil berbincang santai, berbagi cerita, dan mempererat keakraban.

Momen yang paling menyentuh terjadi saat sesi salam-salaman, di mana seluruh warga saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan. Suasana haru dan penuh kehangatan terasa ketika satu per satu warga saling menyampaikan permohonan maaf, mencerminkan nilai luhur dari tradisi Halal bi Halal itu sendiri.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan antar warga di lingkungan RT 01 dan RT 02 RW 13 Kelurahan Merjosari. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, hubungan sosial yang harmonis dapat terus terjaga, serta semangat gotong royong dan kekeluargaan semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Dengan suksesnya penyelenggaraan acara ini, warga berharap Halal bi Halal dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan, sebagai simbol kebersamaan dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.